Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembegalan di Mojo Kediri adalah HOAX !!!

Pembegalan di Mojo Kediri adalah HOAX

Informasi yang beredar di sosial media facebook tentang pembegalan di Mojo, Kediri tadi malam. Menurut informasi yang beredar di sosial media, pelaku begal dikepung, sejumlah petugas dan warga di perkebunan karet Secang Desa Tambibendo Kecamatan Mojo Kediri. Postingan tersebut, lantas menyebar luas melalui pesan WhatsApp. Hingga membuat sebagian warga Mojo resah.

Kasi Humas Polsek Mojo Kediri, AIPTU DIDIT YULIANTO menegaskan informasi tersebut tidak benar atau HOAX. AIPTU DIDIT menjelaskan, tadi malam sekitar jam 22.00 WIB, TIA MEI S warga Dusun Ampelgading Desa Jugo Mojo bersama NINING, SARI warga Jugo Mojo dan ADIN warga Pethok Mojo, pulang dari RS Ratih Kediri dengan mobil Izuzu Panther. Sesampainya di kebun karet Secang, mobil yang dikemudikan TIA berpapasan dengan enam orang mengendarai tiga sepeda motor berboncengan.

Setelah berpapasan dengan mobil tersebut, tiba-tiba tiga sepeda motor langsung berbalik arah mengikuti mobil yang dikemudikan TIA dan teman-temannya.  Tetapi tiga sepeda motor ini ditengah jalan sudah tidak terlihat mengikuti lagi. Karena merasa ketakutan dan khawatir menjadi korban kejahatan, TIA berhenti di pos jaga Covid 19 Desa Jugo, bermaksud melaporkan kejadian yang dialaminya dan meminta bantuan.

Di pos jaga Covid-19 Desa Jugo, TIA diterima ANANG selaku perangkat Desa Jugo, Kecamatan Mojo dan langsung menceritakan kejadian yang dialaminya. Sesampainya di rumah, TIA dan kawan-kawan terkejut, karena di media sosial sudah ramai informasi begal di Mojo dengan narasi yang dibesar-besarkan.

Saat ini, Kanit Reskrim Polsek Mojo sedang mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, Polisi juga akan menyelidiki pemilik akun yang menyebarkan informasi hoax tersebut. Masyarakat dihimbau tetap tenang, hati-hati dan tidak gampang percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.