Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persik Kediri, Kelanjutan Kompetisi Liga 1 Tinggal Tunggu Keputusan PSSI


INFOKEDIRILAGI.WEB.ID - Manajemen Persik Kediri memang sudah meliburkan tim sampai 12 Juni mendatang. Akan tetapi, kebijakan tersebut bisa diubah sewaktu-waktu. Mereka menunggu keputusan PSSI soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Manajer Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan, keputusan perpanjangan libur tidak berlaku mutlak. Pasalnya, manajemen saat ini menunggu keputusan PSSI tentang kelanjutan Liga 1. “Jika keputusan dari PSSI turun, kami bisa mengubahnya (libur tim pelatih dan pemain),” kata Basalamah.

Sebenarnya, masa libur kompetisi dari PSSI sudah habis pada 29 Mei lalu. Karenanya, manajemen membuat kebijakan penambahan libur untuk tim pelatih dan pemain. Meski libur, tim pelatih tetap memberikan program latihan kepada pemain untuk menjaga performanya.

Seperti diketahui, Persik sudah mengusulkan kepada PSSI soal nasib Liga 1 musim ini. Lewat rapat virtual yang diikuti oleh Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih, mereka meminta liga musim ini dihentikan total. Sebagai gantinya, Macan Putih mengusulkan penyelenggaraan turnamen nonresmi yang pada November dan Desember 2020.

Karenanya, keputusan soal libur pemain itu tergantung PSSI. Apakah mereka memutuskan melanjutkan liga atau menghentikan total. Yang jelas, Persik ingin melihat kondisi saat ini. Terutama pandemi virus korona yang masih belum menunjukkan tren membaik. “Itu terkait dengan program latihan yang akan dijalankan nanti,” ujarnya.

Sampai kemarin, kondisi sebagian besar wilayah Indonesia memang belum aman dari penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok itu. Apalagi beberapa penggawa Persik berasal dari luar Kediri. Di antaranya berasal dari Malang, Sidoarjo, Medan, Semarang, dan Papua.

Bahkan, dua pemain asing mereka saat ini sudah berada di negaranya masing-masing. Keduanya adalah Ante Bakmaz asal Australia dan Nikola Asceric asal Serbia.

Sedangkan sebagain besar pemain memang asli Kediri. Sebut saja Septian Satria Bagaskara, Adi Eko Jayanto, Bayu Otto, Faris Aditama, Vava Mario Yagalo, dan Dimas Galih. Adapun satu-satunya pemain luar Jawa yang masih tinggal di mes adalah Sanjaya Ibrahim.